Selasa, 27 Agustus 2019

Christy Moore - A Pair Of Brown Eyes

Memainkan musik kini bisa dilakukan dengan gampang kapan dan di mana saja. Cuma dengan satu handphone genggam, setiap orang bisa mendengarkan lagu atau melihat video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline atupun online.

Jika ingin melakukannya secara online, mereka harus terhubung dengan koneksi internet untuk dapat memutar setiap lagu yang mereka ingin dengarkan.

Ada banyak software pemutar lagu juga video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut cuma cuma.

Christy Moore - A Pair Of Brown Eyes

One summer evening drunk as hell
Suatu malam musim panas mabuk sangat berat
I sat there nearly lifeless
Saya duduk di sana hampir tak bernyawa
An old man in the corner sang
Seorang lelaki tua di sudut bernyanyi
Where the water lilies grow
Di mana air bunga lili tumbuh
On the jukebox Johnny sang
Di jukebox Johnny bernyanyi
About a thing called love
Tentang hal yang disebut cinta
And it's How are you kid?
Dan bagaimana kabarmu nak?
What's your name?
Siapa namamu?
And what do you know?
Dan apa yang kamu tahu?

In blood and death 'neath a screaming sky
Dalam darah dan kematian di bawah langit yang menjerit
I lay down on the ground
Saya berbaring di tanah
The arms and legs of other men
Lengan dan kaki pria lain
Were scattered all around
Tersebar di sekitar
Some prayed and cursed, then cursed and prayed
Beberapa berdoa dan mengutuk, lalu mengutuk dan berdoa
And then they prayed some more
Dan kemudian mereka berdoa lagi
And the only thing that I could see
Dan satu-satunya hal yang bisa saya lihat
Was a pair of brown eyes they were looking at me
Apakah sepasang mata cokelat yang mereka lihat padaku
When we got back, labeled parts one to three
Ketika kami kembali, beri label bagian satu hingga tiga
There was no fairer brown eyes waiting for me
Tidak ada mata cokelat yang lebih adil menungguku

And a rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Dan aku akan pergi. Aku akan pergi
A rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Aku akan pergi. Aku akan pergi
And a rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Dan aku akan pergi. Aku akan pergi
For a pair of brown eyes
Untuk sepasang mata cokelat
For a pair of brown eyes
Untuk sepasang mata cokelat

I looked at him he looked at me
Aku memandangnya, dia menatapku
All I could do was hate him
Yang bisa saya lakukan adalah membencinya
While Ray and Philomena sang
Sementara Ray dan Philomena bernyanyi
Of my elusive dream
Mimpi sulit dipahami saya
I saw the streams and the rolling hills
Saya melihat sungai dan bukit-bukit
Where his brown eyes were waiting
Di mana mata cokelatnya menunggu
And I thought about a pair of brown eyes
Dan saya memikirkan sepasang mata cokelat
That waited once for me
Itu menunggu saya sekali
That waited once for me
Itu menunggu saya sekali

So drunk as hell I left the place
Begitu mabuk, aku meninggalkan tempat itu
Sometimes walking, sometimes crawling
Terkadang berjalan, terkadang merangkak
A hungry sound came through the breeze
Suara lapar datang melalui angin
So I gave the walls a talking
Jadi saya memberi bicara pada dinding
And I heard the sounds of long ago
Dan saya mendengar suara-suara dulu
From the old canal
Dari kanal lama
And the birds were whistling in the trees
Dan burung-burung bersiul di pohon-pohon
Where the wind was gently laughing
Di mana angin lembut tertawa

And a rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Dan aku akan pergi. Aku akan pergi
A rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Aku akan pergi. Aku akan pergi
And a rovin' a rovin' a rovin' I'll go
Dan aku akan pergi. Aku akan pergi
For a pair of brown eyes
Untuk sepasang mata cokelat
For a pair of brown eyes
Untuk sepasang mata cokelat

Tags: #C #Christy Moore #Irlandia

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar